Jumat, 22 Januari 2016

ISD Kejanggalan Sosial

BAB II
PEMBAHASAN


2.1     Masalah Sosial
Masalah sosial adalah perbedaan antara harapan dan kenyataan atau sebagai kesenjangan antara situasi yang ada dengan situasi yang seharusnya (Jenssen, 1992). Masalah sosial dipandang oleh sejumlah orang dalam masyarakat sebagai sesuatu kondisi yang tidak diharapkan.

2.2     Contoh Masalah Sosial di Kehidupan Sehari-hari
Salah satu contoh masalah sosial yang saya temukan pada saat saya sedang berada di depan rumah saya yaitu seorang pengendara motor yang tidak memakai helm, lalu memboncengi 2 orang anak kecil yang satu berada di depan dan yang kedua berada di belakang. Saya menduga itu adalah sang ayah dan kedua anaknya, yang didepan adalah anak laki-lakinya dan yang kedua adalah anak perempuannya sedang berdiri di belakang boncengan sang ayah. Namun ada yg aneh, anak yang diboncengi dibelakang ayahnya justru sambil berdiri dan tidak berpegangan dengan sang ayah dan juga sambil bercanda anak perempuan tersebut. Mengapa sang ayah begitu saja membiarkan anak perempuannya berdiri di belakang dan tidak berpegangan kepada ayahnya untuk keselamatannya sendiri? Walaupun sang ayah berhati-hati mengendarai sepeda motornya, tetap saja ini akan membahayakan mereka dan orang lain juga.
Ini sudah menjadi pelanggaran lalu lintas. Ada banyak yang dapat ditemukan dalam foto ini, yaitu;
1.      Plat nomor polisi yang sudah melewati batas masa aktifnya.
2.      Melanggar peraturan yang tidak mengenakan helm. Peraturan lalu lintas Pasal 57 Ayat (2) dan Pasal 106 Ayat (8) mengenai “Kenakan Helm Standar Nasional Indonesia (SNI)”.
3.      Diwajibkan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban (diatur Pasal 106 Ayat (3)). Pada gambar jelas pengendara motor hanya mempunyai 1 kaca spion dan tidak menyalakan lampu utama.
4.      Kendaraan sepeda motor diperuntukan untuk 1 sampai 2 orang dan tidak boleh lebih.
Untuk penyelesaian masalah tersebut adalah sadar berlalu lintas. Di zaman yang begitu modern dengan teknologi yang semakin canggih ini, membuat masyarakat di Negara tercinta kita semakin menutup mata pada hukum-hukum yang berlaku. Hukum bukan lagi menjadi sebuah norma dan aturan yang menakutkan bagi masyarakat. Contoh yang paling banyak ditemui yaitu : masyarakat yang tidak patuh dalam berlalu lintas.
Jika dilihat dengan seksama, ini merupakan masalah yang sangat serius dan harus kita tanggulangi bersama. Ketidak patuhan dalam berlalu lintas akan mengakibatkan masalah-masalah yang serius pula. Untuk mencegah ini semua, kita sebagai masyarakat harus berpartisipasi dengan menyadarkan masyarakat yang tidak patuh dan acuh dengan peraturan berlalu lintas. Karena ini adalah masalah kita bersama, bukan hanya masalah-masalah pada instansi terkait saja.
Sebagai generasi muda, kita harus jeli dalam melihat masalah ini. Karena ini merupakan suatu ketidakteraturan sosial yang hidup dan tumbuh di dalam masyarakat yang dapat membawa dampak buruk bagi kita semua.


Gambar 2.1 Contoh Masalah Sosial