BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Masalah
Sosial
Masalah
sosial adalah perbedaan antara
harapan dan kenyataan atau sebagai kesenjangan antara situasi
yang ada dengan situasi yang seharusnya (Jenssen, 1992). Masalah sosial
dipandang oleh sejumlah orang dalam masyarakat sebagai sesuatu kondisi yang tidak
diharapkan.
2.2 Contoh Masalah Sosial di Kehidupan
Sehari-hari
Salah
satu contoh masalah sosial yang saya temukan pada saat saya sedang berada di
depan rumah saya yaitu seorang pengendara motor yang tidak memakai helm, lalu
memboncengi 2 orang anak kecil yang satu berada di depan dan yang kedua berada
di belakang. Saya menduga
itu adalah sang ayah dan kedua anaknya, yang didepan adalah anak laki-lakinya
dan yang kedua adalah anak perempuannya sedang berdiri di belakang boncengan
sang ayah. Namun ada yg aneh, anak yang diboncengi dibelakang ayahnya justru
sambil berdiri dan tidak berpegangan dengan sang ayah dan juga sambil bercanda
anak perempuan tersebut. Mengapa sang ayah begitu saja membiarkan anak
perempuannya berdiri di belakang dan tidak berpegangan kepada ayahnya untuk
keselamatannya sendiri? Walaupun sang ayah berhati-hati mengendarai sepeda
motornya, tetap saja ini akan membahayakan mereka dan orang lain juga.
Ini
sudah menjadi pelanggaran lalu lintas. Ada banyak yang dapat ditemukan dalam
foto ini, yaitu;
1. Plat
nomor polisi yang sudah melewati batas masa aktifnya.
2. Melanggar
peraturan yang tidak mengenakan helm. Peraturan lalu lintas Pasal 57 Ayat (2)
dan Pasal 106 Ayat (8) mengenai “Kenakan
Helm Standar Nasional Indonesia (SNI)”.
3. Diwajibkan memenuhi
persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu
utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur
kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban (diatur Pasal 106 Ayat (3)). Pada
gambar jelas pengendara motor hanya mempunyai 1 kaca spion dan tidak menyalakan
lampu utama.
4. Kendaraan
sepeda motor diperuntukan untuk 1 sampai 2 orang dan tidak boleh lebih.
Untuk
penyelesaian masalah tersebut adalah
sadar berlalu lintas. Di
zaman yang begitu modern dengan teknologi yang semakin canggih ini, membuat
masyarakat di Negara tercinta kita semakin menutup mata pada hukum-hukum yang
berlaku. Hukum bukan lagi menjadi sebuah norma dan aturan yang menakutkan bagi
masyarakat. Contoh yang paling banyak ditemui yaitu : masyarakat yang tidak
patuh dalam berlalu lintas.
Jika dilihat dengan
seksama, ini merupakan masalah yang sangat serius dan harus kita tanggulangi
bersama. Ketidak patuhan dalam berlalu lintas akan mengakibatkan
masalah-masalah yang serius pula. Untuk mencegah ini semua, kita sebagai
masyarakat harus berpartisipasi dengan menyadarkan masyarakat yang tidak patuh
dan acuh dengan peraturan berlalu lintas. Karena ini adalah masalah kita
bersama, bukan hanya masalah-masalah pada instansi terkait saja.
Sebagai generasi muda, kita harus jeli dalam melihat
masalah ini. Karena ini merupakan suatu ketidakteraturan sosial yang hidup dan
tumbuh di dalam masyarakat yang dapat membawa dampak buruk bagi kita semua.
Gambar 2.1 Contoh Masalah Sosial
